yupst, sudah marak dibicarakan mengenai kenaikan harga bbm bersubsidi dan pencabutan bbm bersubsidi itu. kita juga sudah tahu dan mengetahuinya, bahwasanya BBM BERSUBSIDI itu hanya untuk golongan tidak mampu (bener gak?).  tapi apalah daya, kalo subsidi dicabut, beuuhh,,,, pasti naik harga itu BBM Premium, walaupun motornya bukan premium :mrgreen:

Nah, sebenarnya wacana mengenai pembatasan dan kenaikan ini sudah ada sejak tahun 2010, cmiiw . tapi karena harus diadakan pengkajian ulang supaya pembatasan bisa merata sampai diperkirakan molor dan baru bisa berjalan mungkinpada awal April 2012 ini. dan pembatasan itupun akhirnya menyebabkan harga premium untuk kalangan umum naik sekitar 500-1.500 perak 😀 .

sebelumnya saya dapat info bahwa dengan pembatasan subsidi bbm ini untuk memajukan angkutan umum massal , karena untuk angkutan umum harga premium tetap tapi ya itu, dibatasi berapa liter perharinya, enak ya ? dapet harga murah kayak sekarang 😆 . tapi apakah dengan harga premium murah bagi angkutan umum bisa meningkatkan penumpang moda angkutan itu ?? belum tentu juga .

nah, dilanjut mengenai dampaknya terhadap roda dua, kita sudah tahu lah, bahwa harga premium sebenarnya sudah cukup pas harganya saat ini, tapi apalah daya, kalo subsidi dicabut. harganya pun ikut naik seperti pada tahun sebelum-sebelumnya. ada yang menerima dengan biasa, ada juga yang  mengeluhkan, tapi apalah daya, mau konvoi , demo dll untuk menolak kenaikan harga tetap aja bakalan naik.  dan harga naik juga masih banyak yang beli ., ya to ??

kita sebagai warganegara mungkin tidak bisa berbuat banyak karena keputusan ada dikeputusan beberapa instansi pemerintahan negara. nurut aja lah, tapi walaupun kenaikan harga itu harusnya dibarengi dengan pemasokan bbm yang lancar, tidak telat, dan harus selalu ada, betul gak ?

lucu juga kan kalo misalnya harga naik tapi pasokan bbm tersedat,, dan bahkan harus antri berpuluh-puluh bahkan beratus-ratus antrian demi mendapatkan si mantan BBM bersubsidi itu .

kemarin saya juga sempat mengalami antrian yang cukup panjang, karena selama saya tinggal di semarang belom pernah ngerasain antrian panjang, karena banyak dari SPBU yang kehabisan stok bbm tersebut, nah loo… bayangin deh kalo harga uda naik tapi barang tidak ada.. dijamin bakalan ada demo kayak diluar negeri sono yang dahsyat kayak penggulingan ordebaru :lol:,, hehe

sekian dari saya, semoga kedepannya tidak ada lagi antrian panjang karena saking banyaknya SPBU yang kosong

Advertisements