Selamat hari senin, ,  kali ini saya pengen curhat aja deh ya ??

Why ? ? begini ceritanya . .  semalam itu waktu saya nongkrong di jalan pahlawan semarang, dan pas kebetulan saya nongkrong di dekat anak klub “**”  , dan,, selang beberapa menit sekitar 20 menitan lah, sang klub tersebut kayaknya menyudahi kopdarnya, nah disini awal mula ketidak respect’an saya terhadap klub tersebut .

Yang pertama, mayoritas banyak yang tidak pakai spion

kedua, banyak motor yang ditrondoli plus memakai ban ‘cacing’

ketiga, pakai knalpot racing / ‘bronk’

keempat, waktu ‘nomaden’ pergi dari tempat kopdar mbleyer2 gak jelas gitu , langsung tancap gas poll kayak sembalap :mrgreen:

nah, bukannya justru sebagai wadah di dalam komunitas / klub bisa menjadikan kita lebih safety di jalan, baik itu motor yang safety, tingkah laku dijalan yang safety, serta sifat dan moral kesesama pengguna jalan, dengan cara santun kepada yang lain, tapi ini , ‘AROGAN’ . :hammer:

Entah, apa karena anggotanya yang hanya ikut-ikutan saja, biar bisa dipandang sebagai “anak klub”, biar bisa pamer, bisar bisa sombong, dan berkata”‘gue nih anggota klub xxx, dsb “..

busett,, kenapa masih ada aja sih klub ataupun komunitas yang menerima anggota kayak gitu, atau memang komunitas atau klubnya membenarkan hal seperti itu,, paraaahh..

mungkin disitu nama klub hanya menjadi sebuah embel-embel sikap arogansi , tapi disatu sisi, apa tidak mencoreng nama klub di daerah lain yang dimana menjunjung tinggi safety dan santun dalam riding di jalan,

tapi semua kembali ke pribadi si rider tersebut…. dan seharusnya sebuah klub pun harus ada aturannya kan ??. nama klubnya juga terkenal loo ?

dan sekali lagi,, saya kasihan dengan nama klub di daerah lain yang mengedepannkan unsur safety riding

dan tak lupa

“SAYA SAMA SEKALI TIDAK RESPECT DENGAN KLUB ANDA, KARENA SIKAP AROGAN TERSEBUT”

*no pict. agar tidak ada oknum yang mersa dilecehkan oleh saya

Advertisements