Ngebut pasca hujan ?? think again …

hujan banjir

Suatu realita bagi para pengguna jalan, khususnya kendaraan bermotor dan paling sering adalah pemotor roda dua. Ketika cuaca sudah reda ataupun hanya tinggal rintik-rintik kecil sering kali kita jumpai pemotor ayng ngebut dengan alasan supaya cepat sampai rumah dan tidak kehujanan lagi, aliasย  mumpung terang gan:mrgreen: .

Pikir lagi lah kalau mau tarik gas dalam-dalam, bukan karna faktor jalanan licin karena sehabis diguyur air hujan. melainkan faktor jalan rusak / lubang baru di aspal yang tertutupi oleh genangan air hujan. Bayangkanย  jika kita tidak waspada, walaupun kita sudah hafal betul rute yang dilewati, tapi namanya juga kualitas aspal di Indonesia, kena hujan deras sebentar aja uda pada ngglothok ๐Ÿ˜† .

tak perlu kecepatan tinggi, di kecepatan rendah saja jikalau terhantam lubang bakalan kaget kok kalo tidak tau posisi lubangnya.

Wes .. sedikit sajaย  yang saya ketik disini, pokok’e musim hujan kayak sekarang gini kita musti hati-hati dan meningkatkan daya tahan tubuh dan daya konsentrasi kalopun riding di tengah-tengah hujan deras / pasca hujan ๐Ÿ˜‰

*pict from bantenpost.com

Follow me

59 Komentar

  1. Pelg bengkok tinggal beli gampang mas banyak yg jual, tp klo sampai tulang bengkok garaยฒ nyungsep/keblegong dalan kroak, hmmmmm… Aja nganti dech… ๐Ÿ™‚
    Waspadalah…!!

  2. Wah fotonya Kawas ZX-130….salah satu fave saya…

    Sepakat!

    Klo pengamatan pribadi saya, hal lain yang membahayakan adalah ‘genangan’ pasir dan kerikil. Dari pengamatan bodoh saya, setelah musim hujan besar sering ditemukan ‘genangan2’ pasir atau kerikil halus di sudut2 jalan…bahkan di tikungan. Sepertinya debit air yang besar akibat hujan menggiring pasir dan kerikil halus ke titik-titik tertentu. Jelas keberadaan ‘genangan’ pasir sangat membahayakan pengendara motor…apalagi kalau ada di tikungan…. Jadi betul…jangan ngebut2 dulu paska musim hujan…

    http://dulwadul-inc.blogspot.com/2013/01/my-yamaha-soul-gt-street-series-25-km.html

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*